Chat with us, powered by LiveChat

Viral Video Parodi BTS Edisi Ramadan, Lucu Banget!

MERAYAKAN Ramadan tidak hanya dengan berpuasa dan beramal baik. Tapi, kita bisa beraktivitas seperti biasa, bahkan menyalurkan ide kreatif seperti anak-anak Bandung ini yang akhirnya jadi viral.

Dalam video yang kini viral di jejaring sosial, sekelompok orang muda yang menyebut mereka sebagai DTS, memparodikan musik boygorup BTS berjudul Fire. Dengan judul “Laper”, video buatan DTS kini menjadi perbincangan hangat netizen.

Bagaimana tidak, konsep dan juga lirik lagunya bisa dengan mudah diterima dan tentunya auto ngakak kalau mendengarnya. Ya, namanya juga parodi, harus ada unsur komedinya di sana.

Akun Twitter @kekentanganhqq yang pertama kali membagikan video DTS “Laper” ini di jejaring sosial selain di Youtube. Dalam captionnya, dia menuliskan “YA ALLAH WKWKWKWKW” dan penggalan video DTS ini langsung diserbu netizen.

Sampai berita ini dimuat di Okezone, sudah 508 ribu orang yang menonton, 20,3 ribu netizen yang membagikan ulang, dan ada 21,5 ribu netizen menyukai video tersebut.

Hal ini bukan tanpa sebab. DTS membuat video tersebut sangat niat, mulai dari visual yang tentunya sangat kental kekhasan Indonesia dalam Ramadan, jumlah personel penyanyi, hingga lirik lagu yang cenderung lucu.

Video ini mendapat respons luar biasa dari netizen. Beberapa menilai kreativitas anak-anak ini luar biasa dan ada satu anak yang kemudian langsung menjadi idola “remaja puteri” di Twitter. Adalah dia si pria berbaju biru dengan sarung yang dililitkan di leher.

“BTS kearifan lokal,” kata @farahadhis

“CENTERNYA GANTENGGGG, ada LINE-nya nggak?” kata @slaiolie centil

“Anjay barudak mana ini kwkwk ada di alun-alun Bandung,” ujar @endangekavii

“Ngakak! Imma proud sundaneseeeee,” komen @younghyeya_

“Ebuset itu mah anak dejavoo sentinellll,” kata @naufalfaiz88 coba membongkar identitas mereka

“Aku suka bagian nge-rap barudak barudak wkwkwkwk,” ungkap @pubglovers28

“Sebagai orang Sunda, saya merasa bangga. BTS Sunda version wkwkwkw,” cuit @iamhumanisme

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *